Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Sakit Leher

Susunan tulang pada leher adalah tulang yang memanjang dari tengkorak ke tubuh bagian atas. Tulang, ligamen, dan otot leher menopang kepala, sehingga memungkinkan leher dapat melakukan pergerakan. JIka terjadi peradangan atau cedera pada leher dapat menyebabkan kekakuan pada otot leher dan kemudian akan merasakan nyeri atau sakit leher.

Pada umumnya sakit leher yang sering terjadi adalah leher bagian belakang karena postur tubuh yang kurang baik, dan bisa pulih dalam waktu waktu yang relatif singkat. Namun, apabila ada indikasi yang serius seperti pada cedera akibat kecelakaan, sakit leher bisa memerlukan perawatan intensif dan membutuhkan waktu lama untuk pemulihannya.

Penyebab Sakit Leher

Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit leher adalah sebagai berikut :

1. Otot pada leher tegang / kaku

Hal ini dapat terjadi karena posisi duduk pada saat bekerja yang kurang baik atau posisi tidur yang buruk. Posisi duduk ketika bekerja memaksa leher untuk tetap pada kondisi kepala menunduk, dan ini terjadi berulang kali setiap hari dan menyebabkan otot pada leher menegang.

Sedangkan pada posisi tidur yang buruk seperti tidak menggunakan penopang leher pada saat tidur, akan menyebabkan rasa kaku pada saat terbangun.

2. Cedera pada leher

Beberapa contoh penyebab terjadinya cedera pada leher seperti terjadi kecelakaan, terjatuh, cedera akibat olahraga, atau gerakan mendadak pada otot leher. Hal ini terjadi karena adanya hentakan / tekanan yang cukup keras pada otot leher di satu arah yang mengakibatkan peradangan yang serius.

Biasanya jika terjadi cedera pada leher akibat kecelakaan akan memerlukan waktu dan pengobatan yang relatif lebih lama dibandingkan dengan kondisi sakit leher yang pada umumnya.

3. Faktor usia

Semakin bertambahnya usia seseorang, maka kekuatan setiap otot pada tubuhnya akan melemah. Maka untuk terjadi sakit leher pada orang dengan usia lanjut sering terjadi. Karena otot pada lehernya tidak lagi dapat menahan setiap gerakan yang berlebihan.

Gejala Sakit Leher

Beberapa gejala dari sakit leher adalah rasa nyeri yang dikatakan ringan hingga rasa nyeri yang parah. Rasa nyeri yang ditimbulkan dapat lebih terasa sakit apabila melakukan gerakan seperti menegok, menunduk, mendongak, bahkan saat disentuh.

Berbagai hal yang menjadi gejala sakit leher juga dapat menimbulkan mati rasa pada leher, sakit kepala / pusing yang terasa berdenyut, hingga rasa kram atau kaku pada otot leher.

Diagnosa Sakit Leher

untuk diagnosa pada sakit leher, umumnya ahli medis akan memeriksa kondisi fisik terutama di bagian leher pasien. Jika terjadi cedera pada leher, dokter akan melakukan tes pencitraan / pemindaian seperti CT Scan, Rontgen, atau MRI.

Beberapa Tes lainnya yang mungkin dilakukan oleh dokter, antara lain elektromiografi, studi konduksi saraf, myelogram dan/atau blok akar saraf. Tes ini bertujuan untuk melihat lebih dekat pada cakram di tulang belakang, tulang belakang itu sendiri, memeriksa fungsi saraf, dan respons otot serta sumber rasa sakit.

Benjolan di leher

Kondisi adanya benjolan dileher disebabkan oleh beberapa hal yang umum terjadi dan dapat menandakan adanya gangguan kesehatan yang serius. Seperti adanya kelenjar getah bening pada leher, pembengkakan kelanjar tiroid karena kekurangan zat yodium yang biasa kita sebut sebagai gondongan, hingga adanya sel kanker pada leher.

Apabila ada benjolan di leher yang dirasakan sangat mengganggu, sangat disarankan untuk segera menemui dokter untuk dilakukan diagnosis lebih lanjut.

Penyebab Sakit Leher Belakang

Hal yang umum terjadi dan yang menjadi penyebab sakit leher belakang karena adanya penegangan / terjadi kekakuan pada otot leher. Hal ini terjadi karena kebiasaan saat beraktifitas seperti posisi menunduk saat bekerja, telalu lama menggunakan perangkat gawai atau sering mengangkat beban yang berat. Kemudian hal yang mengindikasi adanya gerakan berulang disertai tekanan pada otot leher,

Penyebab sakit leher sebelah kanan

sakit leher sebelah kanan biasanya disebabkan oleh hal yang umum terjadi, seperti posisi tidur yang salah, atau postur tubuh yang kurang baik saat berakifitas. Sakit leher sebelah kanan juga dapat disebabkan karena terlalu lama menggunakan smartphone atau komputer dalam waktu yang lama.

Penyebab sakit leher sebelah kiri

Tidak jauh berbeda dengan sakit leher bagian kanan dan sakit leher bagian belakang. Sakit leher sebelah kiri juga dapat disebabkan oleh beberapa hal yang membatasi pergerakan leher dalam waktu yang lama. Seperti membawa beban berat, mengemudi tanpa melakukan istirahat dalam waktu yang lama, atau terbiasa melakukan aktifitas dengan posisi yang kurang baik.

Pengobatan Sakit Leher

Banyak contoh kasus pada umumnya sakit leher akan sembuh dengan sendirinya dalam 2 sampai 3 minggu. Tentunya sakit leher yang dirasakan bukanlah karena hal yang serius. Lama atau tidaknya masa penyembuhan pada sakit leher tergantung dari penyebabnya.

Berikut adalah beberapa metode pengobatan untuk sakit leher, diantaranya adalah :

Fisioterapi

Pada fisioterapi pasien sakit leher akan di bimbing oleh terapis untuk memperbaiki postur tubuhnya. Tentunya dengan fisioterapi, pasien sakit leher akan mendapatkan berbagai pelatihan dan berbagai terapi untuk meredakan sakit leher nya.

Contohnya seperti dalam penggunaan Neck CollarĀ atau penyangga leher untukĀ  menyangga agar leher pasien tidak banyak bergerak dalam menjalankan aktiftasnya. Terapi Neck Traction untuk meregangkan otot leher dan Terapi TENS yang menggunakan aliran listrik ke bagian yang sakit agar nyeri cepat mereda.

Konsumsi obat

Dokter akan memberikan beberapa obat pereda nyeri seperti Paracetamol atau IbuprofenĀ jika dirasakan sakit yang berat. Tidak hanya itu, ada beberapa obat luar / obat gosok yang bisa digunakan untuk meredakan rasa sakitnya dari luar yang berbentuk gel, atau sejenis balsam.

JIka pasien memang diperlukan obat yang lebih kuat, dokter bisa memberikan suntikan obat kortikosteroid pada sendi di tulang leher, untuk meredakan peradangan yang menimbulkan nyeri.

Operasi

Untuk melalui metode pengobatan dengan cara operasi biasanya hanya untuk beberapa contoh kasus yang berat seperti akibat kecelakaan. Dan apabila beberapa metode lainnya seperti mengkonsumsi obat dan melalui fisioterapi tidak juga membaik. Tentunya sebelum memutuskan untuk operasi ada beberapa tahapan yang aharus dilalui seperti mendapatkan diagnosa dengan pencitraan atau dengan hasil CT Scan.

Cara Mencegah Sakit Leher

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit leher, beberapa diantaranya adalah:

Gunakan bantal yang sesuai

Menggunakan alas kepala atau bantal pada saat tidur dengan posisi yang tidak terlali keras atau terlalu tinggi. Untuk bangun dalam keadaan yang segar, pastikan anda nyaman menggunakan bantal pada saat tidur.

Senam leher

Anda dapat melakukan peregangan leher dan bahu secara rutin dengan cara memutar bahu ke arah belakang 10 kali. Lalu angkat dan himpitkan bahu 10 kali. Kemudian dongakkan kepala selama 30 Detik. Dan Tempelkan telinga ke bahu pada setiap sisi sebanyak 10 kali.

Kompres leher

Jika leher mulai terasa pegal, anda bisa mengambil handuk yang telah dibasahi dengan air panas, lalu terapkan di bagian leher Anda untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa kaku otot di bagian leher. Gunakan air panas dengan suhu yang tidak terlalu berkebihan, karena justru dapat memperburuk rasa sakit.

Pijat leher yang nyeri

Anda bisa melakukan pijatan pada bahu dan bagian leher sendiri atau dengan meminta pertolongan orang terdekat. Biasanya
dengan cara mengIkuti alur otot dari bahu ke atas hingga ke leher dengan tekanan yang lembut dan konsisten dapat meredakan rasa sakit yang ditimbulkan. Hal ini juga membantu melemaskan setiap titik pada otot leher yang menegang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.